Minggu, 26 Februari 2012

kupu-kupu yang patah sayapnya

"bagaimanapun, ulat akan tetap jadi kupu-kupu. Patah pun sayapnya, kupu-kupu akan tetap indah"




Akhir-akhir ini gue lagi sering-seringnya pake istilah 'kupu-kupu yang patah sayapnya' di twitter. Temen-temen gue yang penasaran udah beberapa kali nanya, tapi belum mau gue kasih tau. Belum waktunya. Ada juga beberapa dari mereka yang nyoba nebak, ada yang bilang gue lagi buka usaha penangkaran kupu-kupu, sedang bercita-cita jadi kupu-kupu, atau lagi dalam proses transgender menjadi wanita pencinta kupu-kupu, bahkan ada yang bilang gue lagi bikin cerpen tentang kupu-kupu yang sayapnya patah kemudian dibikinin sayap robot berkecepatan cahaya oleh seorang profesor.


Tapi diantara tebakan itu, ada temen gue yang tebakannya mungkin bisa dibilang hampir tepat, temen gue ini namanya R*n* (dibaca: Reno).


FYI aja, bagi yang udah baca postingan gue soal ulangtahun, nah si Reno ini salah satu dari lima Ranger pembawa donat berlilin dimalam kelam penuh hujan yang pertamakali ngasih gue surprise di ulangtahun kemarin. Nggak inget? Iya bagus gausah diinget-inget.



Jadi baru-baru ini gue baru aja bikin tweet :
"ada sendu-nya dari kehilangan, mungkin t'lah lama tapi membekas, seolah seperti kupu-kupu yang patah sayapnya"


Trus tiba-tiba aja si Reno ini nge-sms gue.
Sekiranya beginilah percakapan kami di sms pada malam itu (ditranslate ke dalam bahasa Indonesia) :


Reno : gi, maksud tweet lo itu apa?
Ranggi : yang mana?
Reno : yang itu
Ranggi : itu mana?
Reno : yang belalang patah sayap
Ranggi : kupu-kupu maksud lo?-_-
Reno : ah iya yang itu
Ranggi : oh hehe. Ada deh ~
Reno : ngaku aja
Ranggi : ahh malu ~
Reno : ahh ngaku ~
Ranggi : ahh ~
Reno : ahh ~
Ranggi : ahh ~
(skip 25 sms yang isinya cuma 'ahh-ahh'an)
Ranggi : menurut lo?
Reno : hmm kalau dari kata-kata di tweet lo sih, kayaknya gue tau.
Ranggi : apa?
Reno : lo lagi fallin in love sama siluman kupu-kupu ya?
Ranggi : fallin in love nya bener, tapi bukan sama siluman-_-


Yap! Gue lagi jatuh cinta sama cewek yang baru aja gue temui di kampus beberapa bulan yang lalu. Gue dikenalin temen sama cewek ini. Cewek yang entah kenapa kayaknya lagi nyimpen luka dan kesedihan. Dia cuma senyum sekali-sekali, kurang bersemangat, dan pandangannya berkabut. Awalnya gue curiga kabut itu gara-gara asap dari rokok yang sering dihisap sama si cewek, tapi setelah dipikir-pikir kayaknya mustahil dia perokok, dan kalaupun iya nggak mungkin asap rokoknya sampai ke mata sehingga matanya berasap dan berkabut gitu.


Reno satu-satunya orang yang tau siapa cewek itu. Awalnya gue nggak mau ngasih tau, tapi karena dia maksa dan ngancem bakal kasih tau temen-temen yang lain soal gue yang lagi jatuh cinta, ya terpaksa dia gue kasih tau. Tuh anak iseng banget emang.

Tapi karena itu, gue jadi sering curhat sama Reno, dia kalo diajak cerita enak, dia pendengar yang baik, dia nyambung, dia bijak, dan dia belum bisa move on, kesian~


si Reno pernah nanya
"itu kupu-kupu sayapnya kenapa patah gi?"


Ya mungkin itu juga penyebab murungnya si cewek, anggaplah namanya mawar (bukan nama sebenarnya, Red). Jadi si Mawar ini udah kehilangan salah satu dari dua hal yang menurut gue sangat penting dalam kehidupan, dua hal yang seharusnya masih dimiliki si Mawar, dua hal yang jadi prioritas utama dalam tindaktanduk Mawar. Tapi sayang, takdir berkata lain, si Mawar kehilangan salah satu dari dua hal tersebut disaat usianya masih terlalu muda, disaat ia masih SMA dulu.


Dua hal ini gue analogikan sebagai sayap si kupu-kupu, sayap kanan, dan sayap kiri. Tanpa kedua sayap, kupu-kupu hanya bisa terbang rendah dan pincang, bertopang pada bunga-bunga untuk tetap hidup dan berpindah. Dimana kupu-kupu yang lain dengan bahagianya terbang diantara bunga dan rerumputan. Gue pernah secara langsung ngeliat kupu-kupu nyata yang kehilangan salah satu sayapnya, kupu-kupu itu cuma bisa diem di bunga, trus terbang rendah ke bunga yang jaraknya nggak jauh, begitu seterusnya. Terbangnya pun nggak sempurna, badannya jadi miring, dan kadang jatuh ke tanah.


Tapi walau bagaimanapun, kupu-kupu tetaplah kupu-kupu, dia akan tetap indah dengan warnanya. Seperti wanita ini, yang tetap cantik dibalik senyumnya yang mungkin palsu, dia juga pintar dan berprestasi, walaupun dia pernah berada didalam kondisi yang mengharuskan dia untuk menangis, toh dia berhasil jadi kupu-kupu. Cantik, pintar, dan mempesona.


Awalnya gue nggak ada perasaan apa-apa sama ini cewek, tapi waktu gue liat dia suka murung, gue jadi punya semacam tantangan buat ngebikin dia senyum terus-terusan, tantangan buat bikin dia bahagia. Lama-lama gue jadi tertarik, dan...... Ah aqOh emAn9 CouO SeJaTi QaQa. . . HaQz HaQz. . .


Kenapa gue milih 'kupu-kupu' sebagai perumpamaan?


Karena kalau gue pakai binatang lain sebagai analogi si cewek, bakalan nggak enak kalo dibikin tweet.

- Contoh tweet gue kalau gue pakai 'burung' sebagai perumpamaan :

"oh burungku, kadang ada rindu untuk menatapmu, aku kehilanganmu sejak kau patah, oh burungku, berdirilah, bangkitlah, jangan layu, agar kita bahagia"

Tweetnya jadi agak ambigu gitu ya.



- Kalau gue pakai 'singa' :

"oh singaku, kau selalu tertunduk lesu, saat kudekati, kau menatap tajam, seolah mengabarkan kematian. Oh singaku, terkamlah aku, agar kau bahagia"

Nah yang ini malah jadi horror.


- kalau gue pakai 'om-om kumisan' :
umm.. Sudahlah, Mending kalian bayangin aja sendiri gimana jadinya tweet gue, gue nggak sanggup, sudah cukup penderitaan ini.



At last, gue punya pesan buat sang kupu-kupu yang patah sayapnya.

Pada akhirnya nanti, semua akan merasa kehilangan,
bunga akan kehilangan mahkotanya,
pohon akan kehilangan dedaunnya,
Dan manusia akan kehilangan jiwanya,
Tapi tenanglah, kupu-kupu akan selalu punya bunga untuk bersinggah dan menghisap madu, sampai pada akhirnya nanti kau akan meletakan telurmu di bunga-bunga itu. Bunga tidak akan pernah mengeluh keberatan, bunga tidak akan meminta bayaran atas madu yang kau minum.
Karna bunga ada untuk membuatmu nyaman, membuatmu tersenyum, membuatmu bahagia.
Tersenyumlah lagi.
Karna banyak yang ingin melihatmu bahagia, banyak yang ingin melihatmu tertawa, dan banyak yang ingin melihatmu terbang tinggi, lagi.

Dari aku, yang merindukan senyummu

#eaa #eaaa


NB : tidak ada hewan yang tersakiti dalam pembuatan postingan ini, kecuali om-om kumisan.

3 komentar:

Ratri Sekar~ mengatakan...

ini aku mau ngakak tapi kok nggak etis ya mas.___.

To-tallyshit mengatakan...

Yah jangan ngakak dong mbak, wong ceritanya mengharu pilu gini hiks ~

Retno Dwi Lestari mengatakan...

*ngakak ah* hahaha #pukpukKupuKupu

Posting Komentar

 
;