Sabtu, 08 September 2012

Putra Hadrafisshabir

Saya biasanya bukan orang yang bisa dengan terlalu gampang dekat dengan orang yang mempunyai tampang berandalan. sangat lekat diingatan saya bagaimana saya bisa bertemu dengan lelaki yang biasa kami panggil Adra ini.

bakti (ospek) hari terakhir, kami dikumpulkan di dalam sebuah ruangan di salah satu gedung perkuliahan di kampus kami. hari itu adalah hari dimana bakti dilakukan oleh jurusan masing-masing. kami mahasiswa baru dari akuntansi dikumpulkan di ruang F1.14.

itulah saat pertamakali saya berkenalan dengan Adra, dia duduk sendirian pada deret bangku agak belakang. saya beserta beberapa teman saya saat itu ; Haady, Buyuik, Fiqri (Boni), Jasman, Satrya, dll (masing-masing mungkin akan saya bahas pada postingan selanjutnya) duduk tidak jauh dari Adra.
berbekal sedikit keberanian dan keinginan untuk memperbanyak teman sesama mahasiswa akuntansi, kami kemudian berkenalan dengan Adra. suatu kebetulan mengetahui Adra adalah mahasiswa Fekon 7, sekelas dengan saya dan Haady.

tidak ingin membuang kesempatan, saya meminta nomer handphone Adra, untuk berjaga-jaga kalau nanti nya ada keperluan yang berhubungan dengan Fekon 7.


Senin. hari pertama perkuliahan dimulai.

mata kuliah Bahasa Indonesia menyambut hari pertama kami sebagai mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Universitas Andalas. perkuliahan dimulai jam 10.20.

takut telat pada kuliah pertama, pukul 09.00 saya sudah berada di kost'an Haady. bertepatan dengan masuknya sms dari Adra yang isinya meminta saya untuk men'TA'kan dia pada kuliah hari itu.

'hari pertama kuliah udah TA? wah' saya sedikit takjub dan tersenyum. luar biasa bahkan pada saat kuliah pertama saya sudah merasakan bagaimana intrik-intrik semasa perkuliahan. sekaligus mengukuhkan pandangan kami kepada Adra sebagai mahasiswa pemalas dan berandalan. yang kemudian ketakjuban dan senyuman kecil saya pada hari pertama kuliah itu diganti dengan rasa kagum dan senyum lebar disaat kami telah benar-benar mengenal Adra.

seseorang yang dengan pola pikir luar biasa dan idealisme kukuh membuat saya sering bercerita tentang mimpi-mimpi di dunia, serta tentang apa yang akan kami lakukan nanti. Adra adalah pribadi yang pintar, hanya sedikit malas saya rasa.


lucunya, kami punya lagu khusus untuk sahabat yang berasal dari Bukittinggi ini. Madu 3 dari Ahmad Dhani. kalian tidak akan bisa membayangkan bagaimana lagu tersebut bisa membuat kami tergelitik jika kami menyanyikan di dekat Adra. such our little secret ;)

0 komentar:

Posting Komentar

 
;